Kenali Sejarah Kalimantan, Program 'The Sustainability of Future Kalimantan' Sambangi Museum Balanga
Sebagai bagian dari program kolaborasi internasional “The Sustainability of Future Kalimantan”, Universitas Palangka Raya (UPR) dan Osaka University melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan mengunjungi Museum Balanga. Program multicultural co-learning field ini dirancang untuk mempererat hubungan sinergis antar-universitas sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai kekayaan budaya lokal. Untuk itu, kunjungan kedua merupakan kunjungan yang tidak kalah penting untuk memperkenalkan budaya asli Kalimantan Tengah. Museum Balanga adalah tempat persinggahan selanjutnya dalam runtutan realisasi program ini.
Museum Balanga, yang terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 2,5, Kota Palangka Raya, merupakan museum etnografi utama yang menyimpan sejarah dan kebudayaan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Kunjungan ini dipandu langsung oleh staf ahli Museum Balanga, Bapak Jimmy Setiawan, yang memberikan penjelasan komprehensif selama kurang lebih dua jam mengenai berbagai peninggalan bersejarah. Selama observasi, para mahasiswa diperkenalkan pada proses penting sejarah Kalimantan Tengah, mulai dari asal-usul Suku Dayak, makna di balik peninggalan benda-benda sejarah, hingga pengaruh luar yang membentuk budaya Kalimantan saat ini. Seluruh materi tersebut disajikan melalui koleksi visual yang terawat baik di dalam museum.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga memahami identitas dan nilai-nilai luhur masyarakat Dayak serta komunitas lainnya di Kalimantan Tengah. Museum Balanga pun menegaskan perannya sebagai jendela penting bagi dunia internasional untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya asli Kalimantan.
Editor : Tri. H.S
English
Bahasa